Apakah kamu mengetahu lokasi bendungan terbesar di Indonesia? Jika belum, yuk simak ulasan lengkap yang bakal disajikan oleh Berita 99.co Indonesia.
Menurut Database Pembangunan Bendung, bendungan adalah bangunan berupa tanah, batu, beton, atau pasangan batu yang dibangun untuk menahan air, limbah tambang, maupun lumpur.
Pembangunan bendungan di Indonesia sendiri telah dilakukan sejak zaman kolonial Belanda dan masih berlangsung hingga sekarang.
Bendungan-bendungan yang ada di Indonesia dibangun dengan berbagai ukuran dan tak kalah cantik dengan bendungan terindah di dunia.
Hal ini bisa dibuktikan dengan beberapa bendungan di tanah air yang bisa menjadi destinasi wisata andalan sebuah wilayah.
Melansir Kompas.com dan sumber lainnya, berikut deretan bendungan terbesar di Indonesia.
Yuk, cari tahu selengkapnya!
10 Bendungan Terbesar di IndonesiaÂ
1. Waduk Jatiluhur
Dengan luas mencapai 8.300 hektar, Waduk Jatiluhur hadir sebagai bendungan terbesar di Indonesia.
Waduk yang dibangun sejak tahun 1957 ini mencakup wilayah Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Cianjur, dan Bandung.
Bendungan Jatiluhur berfungsi sebagai sumber mata air yang dapat mengairi irigasi sawah seluas 242.000 hektar.
2. Waduk Jatigede
Masih di wilayah Jawa Barat, ada bendungan terbesar kedua yakni Waduk Jatigede.
Bendungan ini memiliki luas sebesar 4.980 hektar yang berada di wilayah Majalengka dan Sumedang.
Waduk Jatigede yang membendung Sungai Cimanuk diresmikan pada tahun 2015.
3. Waduk Gajah Mungkur
Luas genangan Waduk Gajah Mungkur mencapai 8.800 hektar dalam kapasitas maksimum ketika musim hujan.
Namun, karena sifatnya pasang surut, maka luas genangan yang eksis di Waduk Gajah Mungkur tercatat sekitar 2.000 – 3.000 hektare.
Bendungan ini mencakup wilayah 7 kecamatan di Kabupaten Wonogori, Jawa Tengah.
4. Waduk Kedung Ombo
Selanjutnya, ada Waduk Kedung Ombo yang berada di tiga kabupaten di Jawa Tengah, yakni Sragen, Grobogan, dan Boyolali.
Bendungan ini mulai dibangun pada tahun 1980 dengan luas total genangan mencapai 6.570 hektar.
5. Waduk Karangkates
Dibangun pada tahun 1995, Waduk Karangkates berfungsi sebagai pembangkit listrik tenaga air berkapasita 3 x 35 megawatt.
Bendung ini dibangun di atas lahan seluas 6 hektar di wilayah malang, Jawa Timur.
6. Waduk Wonorejo
Berada di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Waduk Wonorejo bisa menampung air hingga 122 juta meter kubik.
Selain berfungsi sebagai pembangkit listrik tenaga air, bendungan ini dijadikan sebagai wahana wisata seperti perahu, jetski, pemancingan, hingga bumi perkemahan.
7. Waduk Batutegi
Waduk Batugi berada di Pekon Batu Tegi, Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Memiliki luas sekitar 3.560 hektar yang terletak di antara dua bukit.
8. Waduk Sigura-Gura
Selanjutnya, terdapat Waduk Sigura-gura yang terletak di Sumatera Utara.
Mampu menampung volume air mencapai 6.140.000 meter kubik dan termasuk waduk berjenis struktur Beton Gravity.
9. Bendung Riam Kanan
Memiliki luas mencapai 8.000 hektar menjadikan Bendung Riam Kana sebagai salah satu bendungan terbesar di Kalimantan Selatan.
Bendungan ini mulai dibangun pada tahun 1973 dan difungsikan sebagai PLTA.
Menariknya, Pegunungan Merutus menjadi pagar alam yang mengelilingi bendung Riam Kanan.
10. Bendung Tilong
Terakhir, ada Bendung Tilong di Desa Oel Nasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT yang didaulat sebagai salah satu bendungan terbesar di Indonesia.
Bendung ini dibangun pada tahun 1999 dan selesai pada tahun 2001.
Saat ini air yang tertampung di bendungn Tilong dimanfaatkan sebagai sumber bersih warga Kupang serta untuk mengairi area seluas 1.484 hektar.
***
Itulah beberapa bendungan terbesar yang ada di Indonesia.
Semoga bermanfaat, Property People!
Baca juga informasi lainnya di Google News Berita 99.co Indonesia.
Kamu sedang mencari hunian nyaman di perkotaan? Segera kunjungi www.99.co/id.
Cek satu per satu pilihanmu dan dapatkan diskon menggiurkan yang pasti bikin beli hunian jadi #segampangitu.